|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Dipertanyakan, Denda Telepon hingga Rp 250.000
PELAYANAN Telkom kembali dipertanyakan oleh konsumennya dalam Citra Bali Global FM 99.15 Kinijani sinergi DenPost, Selasa (16/12) kemarin. Kali ini terkait dengan denda yang dikenakan kepada konsumen hingga mencapai Rp 250.000 seperti biaya pasang baru saja. Lantas konsumennya pun mempertanyakan dan berharap pihak Telkom bisa memberikan penjelasan mengenai hal ini. Apalagi yang terungkap? Berikut laporan lengkapnya seperti ditulis Budi Wiriyanto dari Global FM Bali.
Denda Rp 250.000 Tagihan telepon saya pada Oktober 2003 paling lambat kira-kira pada 21 Oktober 2003. Karena saat itu saya mengalami kesulitan finansial (KFC), tagihan tersebut tidak saya bayar dan rencananya akan saya bayar November 2003. Bagitu saya datang sekitar tanggal 21 November 2003, mestinya masih bisa bayar tetapi kasir Telkom saat itu sudah tutup karena libur Hari Idul fitri. Kemudian ada petugas yang mengatakan, saya bisa bayar tagihan itu (Oktober dan November 2003) sampai tanggal 3 Desember 2003 tanpa kena denda. Tetapi setelah saya membayar pada 3 Desember 2003, ternyata tagihan yang mestinya saya bayar di bulan Oktober 2003 dikenai denda sampai Rp 250.000 sama seperti pasang baru. Kenapa hal ini bisa terjadi seperti ini? Mohon pihak Telkom bisa memberikan penjelasan masalah ini agar tidak merugikan konsumen. Naga Bonar, Nusa Dua
Rusak Berat Jalan di Dalung Permai saat ini rusak berat. Pada bulan lalu sudah diaspal secara modern yaitu disiram aspal dan pasir. Di sana banyak penduduk yang tinggal dan berlalu lalang, dan di sana juga ada anggota Dewan setiap hari lewat. Mohon perhatian instansi terkait terutama anggota Dewan. Basilius, Denpasar
Jembatan Lapuk Jembatan zaman kolonial yang menghubungkan Desa Culik dan Desa Purwokerti saat ini keadaannya sudah lapuk dan belum mendapatkan perhatian pihak terkait. Selain itu kanan kirinya sudah terkikis dan sangat membahayakan dan bisa-bisa putus di tengah. Mohon pihak terkait segera menggantinya karena jalan itu dilalui untuk jalur pariwisata. Putu Arta, Padang sambian
17 LPJ Mati LPJ di Jalan Pratama menuju lintas utara by pass di perempatan Club Med ada tujuh belas tiang lampu sudah tiga minggu lebih mati. Di perempatannya ada galian dan bekas bahan gorong-gorong menumpuk. Mohon pihak terkait segera memperhatikannya karena bisa membahayakan pengendara. Nang Yuda, Kapal
Jebak Masyarakat Untuk Dinas LLAJ sebaiknya mengubah sistem traffic light di Jalan Cokroaminato dengan persimpangan Jalan Kargo Permai, tepatnya jalan menuju Pasar Anyar. Sistem yang sekarang memberi kesempatan untuk menjebak masyarakat dan sering sekali masyarakat yang terkena. Kak Batu, Ubung Kaja
Undangan Bazar Di saat musim krisis finansial (KFC) sekarang ini justru banyak kita temui undangan seperti bazar dan lain-lain. Sebenarnya kalau bazar itu seperti pasar amal dan dilakukan oleh banjar sebenarnya sangat baik karena sebagai ajang silaturahmi bersama. Tetapi sekarang justru lebih banyak bekerja sama dengan rumah makan dan sedikit sekali mendapat keuntungan padahal sudah banyak menyedot dana masyarakat. Bahkan dalam penyebaran undangan prosesnya tidak begitu terkoordinasi sehingga satu orang bisa didatangi oleh beberapa penjual kupon. Widar, Denpasar Lampu Merah Mati Jika kita jalan dari Anggunan menuju Denpasar tepatnya di perempatan Lukluk, lampu merahnya yang kiri mati sedang yang kanan hidup dan sayangnya ditutupi tiang listrik. Jadi jika kita dari Anggunan menuju Denpasar akan terlihat merahnya jika kita sudah benar-banar dekat. Jika ini dibiarkan akan membahayakan pengendara apalagi banyak pengendara yang nyelonong. Mohon pihak terkait mengecek ke lapangan. Iskandar, Denpasar
Pengendara Malas Memutar Dari by pass Sanur menuju Ketewel saat ini dibuatkan jalan baru dan di sana terlihat banyak sekali pengendara sepeda motor malas memutar. Jadi saat mau masuk bay pass Ketewel ada jalur kecil dan dilanggar. Saya berharap pada pihak berkait, sebaiknya tembok kecilnya dibuat agak jauh sedikit sehingga tidak membahayakan pengendara yang lainnya. Anton, Denpasar
Peninggian Jalan Di jalan Banjar Binong ada peninggian jalan. Dari jauh tidak akan terlihat sehingga banyak pengendara sepeda yang mengalami kecelakaan. Padahal saya sendiri sudah pernah melaporkannya ke PU Badung tapi sampai saat ini tidak ada realisasinya. Made Yasa, Werdi Buana Sudah Satu Tahun Sudah satu tahun saya mengajukan permohonan penurunan daya tetapi sampai saat ini belum ada tanggapan dari pihak PLN Gianyar. Bulan Mei 2003 saya memohon lagi tapi jawabannya disuruh menunggu. Tegangan di rumah saya saat ini 1.300 dan ingin saya turunkan menjadi 900 agar tidak terlalu berat mambayar. Mohon pihak PLN memperhatikannya. Ketut Somanata Br. Bungsu, Singapadu, telp. 297330
Bayar Dua Bulan Saya pernah membayar pajak dua bulan sekaligus meskipun sebenarnya bulan yang kedua belum waktunya jatuh tempo. Tetapi pelaporannya harus menunggu bulan selanjutnya. Karena itu saya usul kepada instansi Pajak alangkah baiknya jika memberi pelaporan bulan itu juga bagi para pembayar pajak yang rajin apalagi sebelum jatuh tempo tanpa menunggu bulan selanjutnya. Wayan Suarnawa, Denpasar Jalan Berlubang Jalan di Pejeng Kangin sudah lama sekali banyak berlubang dan sampai saat ini belum diperbaiki. Dulu saya pernah melaporkan ke camat tapi jawabannya menunggu giliran. Jalan ini sering dilalui untuk olah raga bersepeda dan juga sudah banyak vila di kampung ini. Mohon pihak terkait memperhatikannya. Wayan Agus, Pejeng
Kena Bola Sebenarnya apa fungsi alun-alun Puputan Badung? Jika difungsikan untuk olah raga sebenarnya sangat berbahaya bagi orang yang sedang rekreasi. Karena saat ini banyak orang rekreasi di sana tapi di lain pihak banyak yang mamakai untuk berolah raga. Seperti waktu ini ada anak kecil terkena bola. Mohon pihak terkait memperhatikan masalah ini. Arya, Panti
Dana LPJ ke Mana? Sampai saat ini jalan yang menuju Darahbelong ke utara sama sekali belum ada lampu penerangan jalan, padahal daerah ini sudah masuk Kota Amlapura. Dalam pembayaran listrik warga selalu dikenakan biaya LPJ. Terus ke mana dananya selama ini? Pemkab Karangasem mestinya peduli dengan hal ini. Kasihan warga selalu kegelapan di jalan. Sukadana, Karangasem
Haus Kekuasaan Ada orang yang sangat bangga menjadi kader parpol besar, padahal parpol yang ada sekarang cenderung haus kekuasaan dan jabatan saja. Deje, Mengwi |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
copyright@Sistem
Informasi-Bali Post 2002
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||